Cinta dan kasih sayang adalah ruh kehidupan dan pilar keselamatan bagi umat manusia. Apabila kekuatan gravitasi dapat menahan bumi dan bintang-bintang dari pertumbuhan satu sama lain, sehingga terselamatkan dari kehancuran, terbakar atau berguguran maka perasaan cinta dan kasih sayang menjadi tali perekat antara sesama manusia, sehingga tidak terjadi pertumbukan antara sesamanya yang dapat menghantarkan pada kehancuran. Sehingga dikatakan “Seandainya cinta dan kasih sayang telah mempengaruhi dalam relung kehidupan, niscaya manusia tiada lagi membutuhkan keadilan dan undang-undang.” Mengapa ?
Selasa, 19 Juli 2011
Sabtu, 09 Juli 2011
Hati - Hati Dari Teman Yang Buruk
Sumber :: Al-Ustadzah Ummu Ishaq Al-Atsariyah
Dalam sebuah hadits yang shahih disebutkan:
“Permisalan teman duduk yang baik dan teman duduk yang jelek seperti penjual minyak wangi dan pandai besi. (Duduk dengan) penjual minyak wangi bisa jadi ia akan memberimu minyak wanginya, bisa jadi engkau membeli darinya dan bisa jadi engkau akan dapati darinya aroma yang wangi. Sementara (duduk dengan) pandai besi, bisa jadi ia akan membakar pakaianmu dan bisa jadi engkau dapati darinya bau yang tak sedap.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
Selasa, 28 Juni 2011
Kebohongan Seorang Ibu
Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita percaya bahwa kebohongan akan membuat manusia terpuruk dalam penderitaan yang mendalam, tetapi kisah ini justru sebaliknya. Dengan adanya kebohongan ini, makna sesungguhnya dari kebohongan ini justru dapat membuka mata kita dan terbebas dari penderitaan, ibarat sebuah energi yang mampu mendorong mekarnya sekuntum bunga yang paling indah di dunia.
Senin, 27 Juni 2011
Kecantikan Hati Seorang Ibu
Ibu melahirkan kita sambil menangis kesakitan. Masihkah kita menyakitkan-nya?, Masih mampu
kah kita tertawa melihat penderitaan-nya?, Men
caki - makinya?, Melawan-nya?, Memukul-nya?
Mengacuhkan-nya?, Meninggalkan-nya?.
Ibu tidak pernah mengeluh membersihkan kotoran kita waktu masih kecil, Memberikan ASI waktu kita bayi, Mencuci celana kotor kita, Menahan derita, Menggendong kita sendirian.
Seorang ibu melahir dan membesarkan kita dengan penuh kasih sayang tanpa mengharap-
kan pamrih apapun. Seorang Ibu bisa dan mampu memberikan waktunya 24 jam sehari bagi anak-anaknya, tidak ada perkataan siang maupun malam, tidak ada perkataan lelah ataupun tidak mungkin dan ini 364 dalam setahun.
Langganan:
Postingan (Atom)

